Ibu,
Jika malam ini anakmu tak pulang.......Jangan engkau risaukan.......Karena sepotong mimpi malam.....
Akan hinggap dimanapun puncak gelisah........Sebab seperti doamu....Setiap kali menentramkan igauan dendamku......Bahwa ketidakadilan ......Yang ditopang harta dan kekuasaan........Tak selamanya akan bertahta di ujung sejarah........Mengangkangi dan membungkam kebenaran.
Ibu,
Ada yang senantiasa menggoda.....Dari sekedar air mata dan kecewa.....Seorang ibu kehilangan bayangan anaknya.
Ialah jutaan rakyat Indonesia......Yang bahkan tidak bisa menangis lagi......Saat negeri ini, hari ini dan hari depanya......Dirampok berhala-berhala kekuasaan....Yang tegak diatas genangan air mata,peluh dan darah mereka.
Maka sekecil apapun makna keikhlasan......Untuk melepas dan menanti tanpa kepastian......Akan lebih berarti dari seluruh kecemasan......Tentang kehidupan masa depan yang dengan paksa sengaja telah digelapkan.
No comments:
Post a Comment